- Advertisement -
Pro Legal News ID
Nasional

Tim Gabungan Pengusutan Kasus Air Keras Novel Baswedan Diumumkan Pekan Depan

Anggota TGPF bentukan Polri sekaligus pegiat HAM, Hendardi, saat memberikan keterangan pers terkait perkembangan hasil investigasi kasus Novel Baswedan di Mabes Polri, Jakarta, kemarin.

Jakarta, Pro Legal News – Tim Gabungan pengusutan kasus penyiraman air keras ke wajah KPK penyidik Novel Baswedan mengklaim telah menyelesaikan laporannya. Hasil pengusutan tim khusus yang dibentuk Kapolri Tito Karnavian minggu depan akan diumumkan ke publik.

Pihak Humas Polri mengaku belum tahu detail hasilnya. Sebab, laporan itu masih dipelajari Kapolri. Hasilnya baru akan dibeberkan ke publik minggu depan termasuk siapa jenderal bintang tiga yang diperiksa dalam pusaran kasus yang membuat Noval kehilangan satu bola matanya.

“Kita belum tahu hasilnya karena tim pakar menyerahkan hasilnya pada Pak Kapolri dan sedang dipelajari Kapolri. Kami sebagai pejabat utama belum tahu hasilnya. Nanti detailnya satu minggu ke depan akan disampaikan oleh tim pakar beserta kami,” kata Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal, Rabu (10/7).

Menyinggung apakah tim ini akan dilanjutkan atau tidak, kata Irjen Iqbal tergantung Kapolri.”Yang jelas tim pakar imenerima mandat dari kapolri dan telah bekerja selama enam bulan,” ujarnya.

Sementara itu, Nur Kholis salah satu anggota tim sebelumnya mengatakan, tim sudah selesai melakukan tugas sesuai dengan SK Kapolri enam bulan lalu. Laporan sudah disusun 170 halaman dengan lampiran hampir 1.500 lampiran halaman. Tim tidak hanya mengandalkan investigasi sendiri, tetapi dibantu penyidik Mabes dan Polda Metro.

Sementara anggota tim lainnya, Hendardi, mengatakan mereka tidak mungkin asal menerawang dari mana-mana. Penyelidikan polisi dicoba di uji kembali oleh tim. Kegiatan reka ulang TKP dan penjelajahan saksi-saksi juga dipelajari terhadap alibi yang diduga pelaku yang diduga bermotif politik.

Info lain mebyebutkan jenderal bintang tiga yang diperiksa adalah mantan Kapolda Metro Jaya, Irjen Mochammad Iriawan yang saat ini berpangkat komjen sebagai Sestama Lemhanas. Iriawan saat menjadi Kapolda Metro Jaya beberapa kali bertemu dengan Novel dan menawarkan pengawalan. Tim

prolegalnews admin

Tinggalkan Balasan