- Advertisement -
Pro Legal News ID
International

Sebelum Jatuh Pesawat Ethiopian Airlines Sudah Terbakar di Udara

Pro Legal News – Pesawat Ethiopian Airlines Boeing 737 MAX 8 sebelum jatuh lebih dulu terbakar di udara. Pesawat naas itu jatuh hanya beberapa menit setelah lepas landas dari Addis Ababa, Ethiopia.

Saksi mata menuturkan, pesawat versi baru Boeing itu sudah terbakar ketika jatuh. “Pesawat itu sudah terbakar ketika jatuh ke tanah. Kecelakaan itu menyebabkan ledakan besar,” kata saksi mata, Tegegn Dechasa seperti dilansir kantor berita AFP,Senin (11/3).

Dijelaskan pesawat tersebut terlihat terbakar di sisi bagian belakang sesaat sebelum jatuh. “Pesawat membelok tak menentu sebelum jatuh,” tutur saksi di lokasi kejadian yang dipenuhi barang-barang penumpang, jasad penumpang dan serpihan pesawat.

Dikatakan pesawat itu sepertinya bertujuan untuk mendarat di lapangan terbuka dekat lokasi kejadian, namun keburu jatuh sebelum sampai di sana. “Kayaknya mau turun,” kata saksi mata lainnya, Sisay Gemechu, seorang petani.

Pesawat Boeing 737 MAX 8 milik Ethiopian Airlines tujuan Nairobi, Kenya jatuh hanya enam menit setelah lepas landas pada Minggu 10 Maret waktu setempat. Delapan kru dan 149 penumpang dari 35 negara meninggal dalam tragedi itu.

Ethiopian Airlines dikenal sebagai maskapai terbesar Afrika. Pencarian korban di lokasi kejadian sempat dihentikan pada Minggu (10/3) malam waktu setempat, namun kembali dilanjutkan pada Senin (11/3) pagi waktu setempat.

Pihak madkapai Ethiopia Airlunes menyatakan kini telah dibentuk sebuah komisi yang terdiri dari Ethiopian Airlines, Otoritas Aviasi Sipil Ethiopia dan Otoritas Transportasi Ethiopia untuk melakukan penyelidikan penyebab jatuhnya pesawat tersebut.

Pihak maskapai juga mengatakan, para korban yang meninggal setelah teridentifikasi, jasad mereka akan dikirimkan ke keluarga dan orang-orang tercinta mereka.

Sementara itu, Dewan Keselamatan Transportasi Nasional Amerika Serikat menyatakan akan mengirimkan tim penyelidiknya ke Addis Ababa untuk membantu penyelidikan. Tim

prolegalnews admin

Tinggalkan Balasan