- Advertisement -
Pro Legal News ID
Nasional

Puluhan Kepala Desa di Sulsel Kembalikan Uang Gratifikasi

ilustrasi (rep)

Makassar, Pro Legal– Sejumlah kepala desa (Kades) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, mengembalikan uang sisa pembelian truk sampah yang diberikan oleh rekanan sebagai imbalan.

Pengembalian itu dilakukan karena uang imbalan tersebut terindikasi hasil tindak pidana korupsi. Masing-masing Kades menerima Rp 20 juta, sementara total yang dikembalikan ke pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Gowa senilai Rp 580 juta.

Dalam kasus dugaan korupsi pengadaan truk sampah ini, jaksa telah menetapkan tersangka dengan total kerugian negara sebesar Rp 9 miliar.

Menurut Kepala Desa Erelembang, Putra Ayarif, dia  mengaku mendapat uang tersebut dari tersangka yang merupakan penyedia truk sampah. “Kita terima uang itu setelah ditelpon, diberikan di pinggir jalan, katanya sebagai tanda terimakasih. Kembalikan sebesar Rp 29 juta,” ujar Putra, Rabu (15/2).

Sementara Kepala Kejaksaan Negeri Gowa, Yeni Adriani mengatakan para Kades mengembalikan dana tersebut setelah ada dugaan gratifikasi dalam pengadaan mobil truk sampah di 121 desa Kabupaten Gowa. “Total uang negara yang dikembalikan 29 kades itu berjumlah Rp580 juta. Setiap kepala desa kembalikan uang sebesar Rp20 juta,” ujar Yeni.

Yeni menyebut masih adan puluhan kepala desa lainnya yang hingga saat ini belum mengembalikan dana tersebut ke pihak Kejari Gowa. “Masih ada 92 kades yang belum kembalikan dana tersebut,” ujarnya.

Dalam kasus ini, kata Yeni, negara mengalami kerugian sebesar Rp9 miliar berdasarkan hasil perhitungan BPKP. Telah ditetapkan lima orang sebagai tersangka. “Ada lima orang sudah dijadikan tersangka dan hasil perhitungan BPKP ditemukan kerugian negara Rp 9 miliar,” katanya.(Tim)

 

prolegalnews admin

Tinggalkan Balasan