- Advertisement -
Pro Legal News ID
Sumut

Program Imunisasi Vaksin Rubella Di Paluta Terus Berlanjut 

PALUTA, Pro Legal NewsPolemik tentang vaksin MR tidak berpengaruh terhadap program vaksinasi di Paluta. Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) tetap melaksanakan dan melanjutkan program imunisasi vaksin MR atau vaksin Rubella kepada anak-anak, setelah keluarnya Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 4/2016 tentang status sertifikasi label halalnya vaksin MR.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Paluta Melalui Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Rudi Perdana Ismail Batubara, SKM program itu terus berlanjut. “Kita tetap melaksanakan program pemberian vaksin MR ini, namun mengingat daerah kita mayoritas muslim kita tidak memaksa dan akan tetap berkoordinasi untuk meminta persetujuan orang tua anak atau pihak keluarga saat memberikan vaksin MR dilapangan,” ujar Rudi, Selasa (7/8).

Sudah banyak negara yang telah menggunakan vaksin MR tersebut, hanya saja di Indonesia belum memiliki sertifikasi label halal dari MUI, dan beliau juga mengatakan bahwa untuk sertifikasi label halal dari MUI masih sedang dalam proses.

Lanjutnya, program imunisasi vaksin MR yang di agendakan selama 2 bulan yakni, mulai dari awal Agustus hingga akhir September 2018 mendatang di seluruh kabupaten/kota di Indonesia termasuk di Kabupaten Paluta, sasarannya adalah anak-anak dari usia 9 bulan sampai 15 tahun. “Namun untuk pencegahan dini penyakit rubella, saya menghimbau agar para orang tua menjaga pola hidup sehat pada anak dan terutama diwaktu pagi agar anak sarapan pagi,” ungkapnya.

Untuk antisipasi awal penyakit rubela, Rudi menghimbau agar masyarakat Paluta segera melapor ke puskesmas atau rumah sakit terdekat, dan apabila menemukan gejala gejala mencurigakan seperti penyakit campak pada anak. “Ciri utama campak antara lain, demam tinggi, bercak-bercak merah pada kulit disertai batuk dan pilek serta mata memerah dan namun hingga saat ini kita belum menerima laporan adanya terdeteksi penyakit Rubella,” jelasnya

Sementara itu Ketua MUI Paluta H. Mukti Ali Siregar saat dimintai tanggapannya mengatakan MUI Paluta belum menerima arahan resmi atau himbauan resmi dari pengurus MUI Pusat terkait pelaksanaan Imunisasi Vaksin MR.

“Namun setelah pemberangakatan jemaah haji Paluta, Insya Allah seluruh pengurus MUI Paluta akan menggelar rapat membahas Vaksin MR ini,” ungkap Ketua MUI Paluta H. Mukti Ali Siregar. Tim

prolegalnews admin

Tinggalkan Balasan