- Advertisement -
Pro Legal News ID
Ibukota

Polisi Minta Bantuan Pemprov DKI Pasang 50 Kamera Pemantau di Jalan

Jakarta, Pro Legal News – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah mengirimkan surat kerjasama kepada Pemprov DKI untuk meminta bantuan pengadaan sekitar 50 kamera sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya mempersilakan Ditlantas Polda Metro Jaya mengajukan bantuan pengadaan sekitar 50 kamera itu.

Surat permohonan bantuan sudah diajukan, namun usut kapan sebanyak 50 kamera ETLE akan diberikan dan dipasang di simpang-simpang jalan, di Ibu Kota Jakarta. “Kurang lebih ada 50 kamera,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf di Jakarta, Jumat (7/12).

Sedang Ditlantas Polda Metro Jaya sendiri menargetkan memasang 81 kamera tambahan -di luar kamera bantuan Pemprov DKI di 40 titik dan di 25 persimpangan jalan.

Pemasangan 81 kamera ini akan dilakukan secara bertahap. “Ini anggaran Polri 81. Dari DKI beda lagi. Belum tahu (berapa jumlah anggarannya). Bergantung kameranya, kan ada satu titik itu yang empat, tiga, satu kamera,” ujarnya.

Sistem ETLE adalah penegakan hukum di bidang lalu lintas dengan menggunakan kamera ANPR (Automatic Number Plate Recognition) yang dapat mendeteksi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) secara otomatis.

Tujuan ETLE, meningkatkan keselamatan dan ketertiban lalu lintas di jalan, meningkatkan disiplin, serta menekan tingkat fatalitas korban kecelakaan. Manfaat ETLE adalah mengawasi selama 24 jam, semua pelanggaran lalu lintas dapat termonitor.

Sistem ini mudah dalam pembuktian, konsisten dan tegas menindak semua pelanggar sehingga tidak ada KKN. Melalui sistem ini diharap bisa meminimalisir kemacetan (tidak perlu memberhentikan pelanggar).

Sementara ini, pelanggaran yang diawasi ETLE adalah pelanggarTraffic Light, lawan arus, masuk jalur busway, rambu berhenti, pelanggaran rambu, naik turun penumpang atau ngetem, penggunaan helm, bonceng lebih dari satu orang. Tim

prolegalnews admin

Tinggalkan Balasan