- Advertisement -
Pro Legal News ID
Nasional

Pembayar Pajak Kendaraan di Samsat Polda Metro Jaya Membludak 

Jakarta, Pro Legal News – Antrean warga yang ingin membayar pajak kendaraan bermotor mengular di loket pintu keluar Polda Metro Jaya, Senin (8/6). Antrean terjadi karena banyaknya warga yang membayar pajak kendaraan bermotor (PKB) yang telah berakhir selama masa PSBB.

Khusus untuk sepeda motor, ada dua loket pembayaran parkir yang beroperasi. Satu loket melayani pengendara motor dari arah Kantor Bersama Pelayanan Satu Atap Polda Metro Jaya. Loket lainnya dari arah Gedung Utama Polda Metro Jaya.

Tampak setiap motor saling mengantri dengan berdekatan.  Hanya ada beberapa petugas yang mengatur jalan agar tidak  terjadi kemacetan lalu lintas.

Namun, para penumpang maupun pengemudi sepeda motor tetap menggunakan masker saat mengantri sesuai peraturan kesehatan ditengah pandemi Covid-19 ini. Semakin mendekati loket barulah terlihat antrian kendaraan bermotor tertib 1 barisan. “Ini mau keluar, abis ngurus pajak,” kata salah seorang pengendara motor saat ditemui di Polda Metro Jaya, Senin (8/6).

Salah satu petugas penjaga loket, Yudistira, mengatakan penumpukan antrian kendaraan bermotor ini terjadi karena banyaknya wajib pajak kendaraan bermotor yang datang ke Kantor Samsat Polda Metro Jaya.

“Jadi ini penumpukan kendaraan roda dua terjadi karena penumpukan pembayaran pajak. Sebab, kemarin pelayanan ditutup sementara karena pandemi Covid-19 dan PSBB. Jadi sekarang pelayanan buka dan warga berbondong-bondong untuk membayar pajak kendaraan bermotor mereka,” ujarnya.

Warga sudah mengantri untuk bayar pajak sejak sebelum kantor Samsat PMJ dibuka. “Untuk masyarakat yang bayar pajak mulai masuk dari pukul 5.30 WIB, tapi pelayanannya buka jam 08.00 WIB pagi,” lanjut Yudistira.

Kasubdit Regident Polda Metro Jaya AKBP Yogi mengakui banyaknya warga yang membayar pajak kendaran bermotor mereka di Samsat Polda Metro Jaya. Yogi mengakui adanya lonjakan wajib pajak yang melakukan pembayaran pajak sejak pagi. “Hari ini memang ada kenaikan jumlah masyarakat yang membayar PKB,” ujar AKBP Yogi.Sultan

prolegalnews admin

Tinggalkan Balasan