- Advertisement -
Pro Legal News ID
Nasional

Mensos : Tagana Adalah Laskar Pemersatu Dan Perekat Bangsa

Fose Bersama Mensos Dengan Personil TAGANA Saat Usai Apel Bersama, Rabu (12/12).

Bogor, Pro Legal Walaupun militansi dan kehandalan Taruna Siaga Bencana (Tagana) telah diakui oleh banyak pihak termasuk negara-negara asing, namun upaya untuk meningkatkan kemampuan, efektifitas serta profesionalisme personilnya terus dilakukan. Salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan personil Tagana, Direktorat PSKBA, Direktorat Jenderal Linjamsos melakukan Penjenjangan Tagana Madya dan Bimbingan Teknis Layanan Dukungan Psikososial, Managemen Pengungsi Serta Managemen Logistik Tahun 2018, yang diadakan di Tagana Training Centre, Babakan Madang, Sentul, Bogor (9-13), Desember 2018.

Acara bimbingan teknis tersebut ditutup dengan Apel Siaga Bencana oleh Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang dipimpin oleh Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita, Rabu (12/12/2018). Penutupan apel siaga itu ditandai dengan pemberian jersey oleh Menteri Sosial kepada perwakilan masing-masing cluster. Yel-yel yang diberikan oleh para peserta membuat acara itu menjadi semarak.

Sebanyak 220 personil Tagana yang berasal dari seluruh Indonesia secara intens mendapat pembekalan dari para instruktur tentang managemen penanganan bencana. Peserta bimbingan teknis itu terdiri dari 70 Tagana Madya, bimbingan teknis shelter 50 personil, bimbingan teknis logistik 50 personil serta bimbingan teknis psikososial 50 personil. Dengan pembekalan itu diharapkan setiap personil memiliki kemampuan managemen penanganan bencana yang memadai dan diterapkan di daerah masing-masing. Hingga saat ini tercatat jumlah personil Tagana itu mencapai 37.817 personil yang tersebar di seluruh daerah di Indonesia.

Para personil tersebut diharapkan bisa menjadi leader dalam penanggulangan bencana di daerah masing-masing. Sesuai dengan kondisi topografi sebagai ring of fire (gugusan gunung berapi) Indonesia merupakan wilayah yang rawan bencana, mulai dari letusan gunung berapi, banjir hingga tanah longsor termasuk tsunami. Untuk itu Indonesia membutuhkan unit khusus dalam penanggulangan bencana.

Dalam sambutannya sebagai pemimpin apel, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan kebanggaannya terhadap Tagana yang telah menjelma menjadi unit yang serbaguna. Menurut penuturannya, banyak kepala daerah yang mengapresiasi dengan kiprah Tagana. Karena dalam proses penanggulangan bencana di beberapa  daerah, terbukti jika Tagana selalu berada di depan. Bahkan sesuai dengan komitmen yang dimiliki personil Tagana menyatakan tekadnya jika personil Tagana  sudah berada di lokasi, satu jam setelah terjadi bencana.

Menteri Sosial juga menjelaskan jika sesuai dengan UU No 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana ada 8 cluster dalam proses penangulangan  serta pemulihan bencana. Berdasarkan UU tersebut ada 2 cluster yang menjadi Tupoksi Kementerian Sosial yakni cluster pengungsi dan perlindungan serta cluster logistik terutama terhadap kelompok rentan.

Dalam penanganan bencana tersebut, Kementerian Sosial menggunakan konsep  Comunity Base Disarter Managemen (CBDM). Dengan konsep tersebut maka korban bencana tidak mengalami trauma yang berkepanjangan. Bahkan Kemensos juga memberikan konsep penanganan pasca bencana yang diharapkan menjadi rangsangan bagi para korban bencana untuk segera beraktivitas. Sehingga para korban bencana segera pulih sekaligus bisa melakukan kegiatan rutin seperti semula.

Eloknya, Tagana  telah menjadi ujung tombak dalam penanganan bencana tersebut. Meskipun unit ini  bukan unit organik dalam penanggulangan  bencana tetapi hanyalah unit volunteer (relawan) yang berasal dari berbagai latar belakang. Maka dengan militansi Tagana dalam menangani bencana dan memberikan bantuan terhadap korban bencana hanya berdasar dari doktrin kemanusiaan semata, maka Tagana  secara tidak langsung telah menularkan semangat persatuan Indonesia yang berhulu dari kemanusiaan yang beradab.

Maka Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan jika Tagana adalah laskar perekat kesatuan bangsa serta penjaga kesatuan bangsa. Tim

prolegalnews admin

Tinggalkan Balasan