- Advertisement -
Pro Legal News ID
Nasional

Kakorlantas Polri Pimpin Upacara Penutupan Operasi Ketupat 2020

Jakarta, Pro Legal News – Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono resmi menutup Operasi Ketupat 2020. Upacara penutupan operasi tersebut digelar di halaman Kantor NTMC Polri, Jakarta, Senin (8/6).

Selama 45 hari Operasi Ketupat digelar, tercatat ada 78.455 kendaraan yang diputar balik di 56 titik penyekatan larangan arus mudik. Sedang arus balik, ada 78.319 kendaraan yang dicegah kembali ke Jakarta. “Kendaraan yang diputar balik di 146 titik penyekatan arus balik totalnya 156.774 kendaraan,” kata Kakorlantas Polri Irjen Istiono, Senin (9/6).

Kepolisian mengucapkan terima kasih atas kerja keras jajaran polisi lalu lintas, TNI, Dishub dan instansi terkait lainnya dalam mensukseskan Operasi Ketupat 2020. “Terima kasih saya kepada 172 ribu rekan-rekan personel Polri, TNI, Dishub, Dinkes dan instansi terkait yang terlibat dalam operasi ini. Semua berperan optimal,” ujarnya.

Dikatakan Istiono, selama 45 hari pelaksanaan Operasi Ketupat 2020, semua berjalan dengan aman, lancar dan kondusif tanpa ada gangguan berarti.

Jumlah kecelakaan selama Operasi Ketupat 2020, menurut Kakorlantas Istiono turun 31 persen jika dibandingkan dengan jumlah kecelakaan pada Operasi Ketupat Tahun 2019.
Tahun 2020 terjadi 1.980 kejadian, sedang kasus kecelakaan pada Operasi Ketupat 2019 tercatat 2.851 kasus.

Jumlah korban meninggal dunia juga terjadi penurunan hingga 63 persen, yakni 418 korban. Sementara tahun 2019, jumlah korban meningga dunia tercatat 1.116 korban.

Dalam kesempatan yang sama, Irjen Istiono memberikan penghargaan pada enam anggota Polri dan PNS Polri‎ yang banyak berkontribusi selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2020.

Persone yang tergabung dalam Operasi Ketupat 2020 tercatat 172.038 personel terdiri darinPolri-TNI dan instansi terkai. Personel gabunagn ini bertugas sejak 24 April 2020 hingga 7 Juni 2020.

Operasi Ketupat 2020 bertujuan untuk mencegah masyarakat melaksanakan mudik demi memutus penyebaran penularan COVID-19. Memperlancar distribusi logistik dan BBM dan menurunkan jumlah fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.Tommi

prolegalnews admin

Tinggalkan Balasan