- Advertisement -
Pro Legal News ID
Kriminal

John Kei Perintahkan Habisi Siapa Saja Menghalangi Penjemputan Nus Kei

Jakarta, Pro Legal News – Penyidik Polda Metro Jaya kembali menggelar rekontruksi kasus penyerangan John Kei dan puluhan anak buahnya terhadap Nus Kei, Senin (6/7). Hasil reka ulang terungkap, John Kei memerintahkan Daniel Farfar bersama 34 anak buahnya untuk menjemput paksa pamannya, Nus Kei.

John Kei juga memerintahkan anak buah tidak segan-segan menghabisi siapa saja dari kelompok Nus Kei yang mencoba menghalangi rencana penyerbuan ke rumah Nus Kei. “Siapa saja mencoba menghalangi harus dihabisi,” kata tersangka Dahniel dalam rekonstruksi yang digelar di The Arcici Sport Center, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin (6/7).

John Kei perintah Dahniel saat mereka berkumpul di tempat tersebut pada Minggu (21/6) siang untuk menghabisi siapa saja mencoba menghalangi rencana penyerangan itu. “Kalau ada anjing-anjing itu, harus mati. Kalian berangkat ke Green Lake jemput Nus Kei untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujar Daniel.

Setelah mendapat perintah dari John Kei, tersangka Daniel meminta anggotanya yang ditugaskan khusus untuk menjemput Nus Kei menggunakan mobil Toyota Fortuner yang telah disiapkan. Mereka mempersenjatai senjata tajam seperti samurai, golok, hingga tombak yang telah diruncingkan.

Dalam rekontruksi terungkap, tersangka Arnol bertugas membagikan senjata tajam dan tombak besi kepada para tersangka.

Daniel juga terungkap menyerahkan senjata api kepada salah satu anggotanya. Kepada seluruh anggotanya, Daniel berpesan agar seluruh anggota usai penyerangan ke rumah Nus Kei kembali dengan selamat. “Jika ada yang mengadang, hantam,” tegas Daniel saat menyerahkan senjata api.

Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan dan menahan John Kei dan 39 anggota terkait kasus penyerangan terhadap kelompok Nus Kei di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat dan Cluster Australia, Green Lake, Tanggerang.

Sedang delapan orang anak buah John Kei lainnya masih berstatus buron. Dalam penyerangan di perumahan Green Lake City, Tangerang, pada Minggu, 21 Juni 2020, anak buah John Kei sempat melepaskan tembakan sebanyak tujuh kali di sekitar rumah Nus Kei.

Sebutir peluru mengenai pengemudi ojek online bernama Andreansyah dibagian jempol kakinya. Sebelum melakukan penyerangan di Green Lake, Tenggerang, hari yang sama anak buah John Kei juga melakukan penyerangan terhadap kerabat Nus Kei, bernama Angki dan Yustus Corwing Rahakbau Kei di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

Angki mengalami luka bacok pada jemarinya, sedangkan Yustus tewas setelah sekujur tubuhnya dihujani bacokan dan dilindas dengan mobil.

Motif penyerangan dilatar belakang, John Kei sakit hati dan dikhianati oleh Nus Kei terkait pembagian hasil penjualan tanah di Ambon. Polisi mengamankan barang bukti, empat senjata api dan puluhan senjata tajam dari para tersangka, yakni 28 buah tombak, 24 buah senjata tajam, 2 buah ketapel panah, 3 buah anak panah, 2 buah stik bisbol, dan 17 buah ponsel.Tim

prolegalnews admin

Tinggalkan Balasan