- Advertisement -
Pro Legal News ID
Ibukota

Jelang Pemecatan Novel Baswedan, KPK Dijaga Ketat

Jakarta, Pro Legal News – Pasca demo besar-besaran mahasiswa untuk pertanyakan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), ribuan aparat kepolisian bersiaga di sekitar gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan di hari pemecatan 56 pegawai KPK gagal tes TWK tersebut, Kamis (30/9) hari ini. Hari ini diketahui merupakan hari terakhir Novel Baswedan Cs bekerja di KPK.

Di sekitar Gedung Merah Putih, sekitar pukul 9.30 WIB, terlihat ribuan personel bersiaga di sekitar jalan Kuningan Persada, yang berada persis di depan Gedung KPK. Polisi juga memblokade ruas jalan tersebut hingga sepanjang satu kilometer, dan membuat pengendara harus memutar arah. Polisi juga menyiagakan sejumlah mobil taktis, antihuru-hara, pemadam kebakaran, hingga kawat berduri. Sejumlah kendaraan tersebut disiagakan di sekitar jalan Kuningan Persada.

Sejumlah aparat keamanan belum bisa dikonfirmasi terkait pengamanan Gedung KPK yang ekstra ketat tersebut. Seperti diketahui penjagaan itu bersamaan dengan hari pemecatan 56 pegawai yang dinyatakan tak lulus TWK. Mereka akan resmi berhenti per hari ini, Kamis (30/9) sejak surat pemberhentian ditandatangani oleh pimpinan KPK sejak pertengahan September lalu.

Penjagaan itu bersamaan dengan hari pemecatan 56 pegawai yang dinyatakan tak lulus TWK. Mereka akan resmi berhenti per hari ini, Kamis (30/9) sejak surat pemberhentian ditandatangani oleh pimpinan KPK sejak pertengahan September lalu. Hari pemberhentian itu maju dari semula per 1 November sesuai SK 625 yang dikeluarkan pimpinan KPK terkait pemberhentian pegawai yang gagal TWK dalam peralihan menjadi ASN.

Sementara di kalangan mahasiswa rencananya akan menggelar aksi damai di depan gedung KPK bersamaan dengan hari pemecatan pegawai. Aksi damai dilakukan oleh BEM SI di sejumlah wilayah dengan membakar lilin, termasuk di gedung KPK. “Tanggal 30 [September] ini kemungkinan besar kita akan mengadakan bakar lilin serentak seluruh wilayah kita BEM SI,” ujar Koordinator Pusat Terpilih Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) Kaharudin, Rabu (29/9).(Tim)

prolegalnews admin

Tinggalkan Balasan