- Advertisement -
Pro Legal News ID
Tipikor

Jabatan Direktur Penyidikan KPK Kini Lowong Pasca Setyo Budiyanto Dimutasi Jadi Kapolda NTT

Ketua KPK, Firli Bahuri sesusai lakukan konferensi pers (rep)

Jakarta, Pro Legal News– Komisi Pemberantasan Korupsi  (KPK) akan membuka seleksi untuk mengisi jabatan Direktur Penyidikan (Dirdik) yang ditinggal Brigjen Pol Setyo Budiyanto  yang kini menjadi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurut Ketua KPK Firli Bahuri, pihaknya akan mengirim surat kepada Mabes Polri untuk memberitahu bahwa posisi Dirdik KPK yang mengalami kekosongan dan siap membuka seleksi atas posisi tersebut. “Semua yang bertugas di KPK melalui seleksi. Jadi tentu KPK akan membuat surat kepada Mabes Polri bahwa jabatan Direktur Penyidikan pada Kedeputian Penindakan KPK (kosong),” ujar Firli melalui keterangan tertulis, Sabtu (18/12/2021).

Tetapi  Firli memastikan bahwa seluruh calon Direktur Penyidikan KPK nantinya akan mengikuti seleksi sesuai dengan aturan yang berlaku. “KPK akan membuka seleksi untuk mengisi jabatan tersebut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.

Seperti diketahui penunjukkan Setyo sebagai Kapolda  NTT ditetapkan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melalui surat telegram nomor ST/2568/XII/KEP.2021.

Setyo merupakan lulusan Akpol tahun 1989. Ia menjadi Direktur Penyidikan KPK berdasarkan lembaran surat pimpinan KPK RI nomor R/1812/KP.01.01/01-54/09/2020 tanggal 18 September 2020 yang ditandatangani Ketua KPK Komjen Pol Firli Bahuri.

Nama Setyo sempat menjadi sorotan setelah memimpin langsung penangkapan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin terkait kasus dugaan suap terhadap AKP Stepanus Robin Patujju. Selain itu, dia tercatat pernah menjabat sebagai Koordinator Supervisi Penindak (Korsupdak) di Deputi Penindakan KPK. Setyo menjabat sebagai Kapolda NTT menggantikan Irjen Pol Lotharia Latif yang dimutasi menjadi Kapolda Maluku.(Tim)

 

prolegalnews admin

Tinggalkan Balasan