- Advertisement -
Pro Legal News ID
Nasional

Diminta Jokowi Untuk Stop Bicara Penundaan Pemilu, Luhut Akan Patuh

Presiden Jokowi bersama Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan (rep)

Jakarta, Pro Legal News- Menanggapi  permintaan Jokowi kepada para anggota cabinet untuk focus kerja dan menghentikan polemik tentang penundaan Pemilu,   Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan  disebut akan berhenti bicara penundaan  Pemilu.

Hal itu dikemukakan oleh  Juru Bicara Menko Marves Jodi Mahardi  yang mengatakan Luhut selalu patuh terhadap arahan Presiden Joko Widodo. Luhut, ucapnya, akan menuruti perintah Jokowi untuk berhenti bicara penundaan Pemilu.”Ya pasti Pak Luhut patuh kepada arahan Presiden,”  ujar Jodi, Kamis (7/4).

Jodi mengemukkan jika  Luhut juga akan mematuhi perintah Jokowi untuk fokus bekerja. Luhut akan fokus mengawal pemulihan ekonomi pasca pandemi. “Juga fokus dalam bekerja untuk menangani kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat sesuai yang diperintahkan Presiden kemarin,” ujar Jodi.

Seperti diketahui, Jokowi telah memerintahkan para menteri untuk stop bicara penundaan pemilu. Hal itu ia sampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (5/4).

Pernyataan itu ia sampaikan setelah sejumlah menteri sibuk mewacanakan penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden. Menteri-menteri tersebut adalah Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Wacana penundaan Pemilu maupun perpanjangan masa jabatan presiden yang dilontarkan sejumlah menteri dan ketua partai, menuai kritik sebagian masyarakat.
Mereka yang tak setuju menilai perpanjangan masa jabatan maupun penundaan pemilu bertentangan dengan konstitusi. Mereka mendesak Pemilu 2024 digelar sesuai jadwal, yakni Februari 2024.(Tim)

 

prolegalnews admin

Tinggalkan Balasan