- Advertisement -
Pro Legal News ID
Jawa Timur

Antisipasi Ranmor “Bodong” Samsat Sidoarjo Intensifkan Cek Fisik. 

Petugas Cek Fisik saat mengecek Noka-Nosin kendaraaan yg datang di Samsat Sidoarjo

Sidoarjo, Pro Legal News – Semakin tingginya angka kepemilikan kendaraan bermotor serta banyaknya kendaraaan bermotor yang beredar diwilayah hukum Polresta Sidoarjo, menuntut pihak kepolisian khususnya anggota lalulintas yang bertugas di Kantor pelayanan Samsat agar lebih jeli serta ekstra teliti dalam mencatat pendaftaran kendaraan bermotor atau yang biasa disebut dengan istilah Registrasi dan Identifikasi (Regident). Salah satunya guna mencegah beredarnya kendaraan bermotor hasil curian diwilayah Kabupaten Sidoarjo. Seperti yang disampaikan oleh Kompol Dhyno Indra Setyadi, Kasatlantas Polresta Sidoarjo, melalui Baur Chek Fisik Samsat Sidoarjo, Brigadir. Tommy Nur Alamsyah.

“Saya bersama-sama anggota berusaha untuk lebih ekstra teliti dalam melakukan regestrasi maupun identifikasi pada kendaraan bermotor yang datang ke kantor Samsat Sidoarjo ini. Baik untuk sekedar melaksanakan pembayaran pajak maupun dengan urusan yang lain, semisal mutasi, balik nama dan lain sebagainya. Upaya kami tentunya agar semua kendaraan yang mempunyai data kepemilikan diwilayah Kabupaten Sidoarjo ini bisa terdata semuanya dengan baik dan benar, tentunya  juga untuk memaksimalkan  Pendapatan Asli Daerah (PAD) wilayah Kabupaten Sidoarjo dari sektor pajak kendaraan bermotor.

Selain itu saya selalu berpesan pada anggota bagian chek fisik untuk selalu intensif dalam melaksanakan identifikasi ini, karena mengingat banyaknya laporan masyarakat yang mengaduh ke polisi telah kehilangan kendaraan bermotornya. Dan biasanya para komplotan pelaku kejahatan ini mengelabui petugas dengan mengetok ulang nomer rangka maupun nomer mesin kendaraan hasil curian tersebut.” terang  Tommy.

Selain itu Tommy juga menambahkan bahwa salah satu mencegah tingginya angka kejahatan dijalan raya maupun pelanggaran lalulintas dijalan raya adalah dengan giat melaksanakan identifikasi secara intensif dan super maksimal.

Bahkan menurutnya giat ini sudah sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dalam UU No.22 Tahun 2009, tentang lalulintas dan angkutan jalan. Serta Peraturan Kapolri No.5 Tahun 2012, tentang Regestrasi dan Identifikasi kendaraan bermotor. Kebijakan aturan ini selain berfungsi mencatat pendaftaran kendaraan bermotor, juga untuk mengumpulkan data guna mempermudah penyidikan pelanggaran lalulintas maupun tindak kejahatan yang menyangkut akan kendaraan terkait. Djoko

prolegalnews admin

Tinggalkan Balasan