- Advertisement -
Pro Legal News ID
Tipikor

Andi Arief Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Penajam Paser Utara

Politisi Partai Demokrat, Andi Arief (rep)

Jakarta, Pro Legal News– Politisi Partai Demokrat, Andi Arief telah diperiksa  Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi terkait kasus dugaan suap yang melibatkan Bupati Penajam  Paser Utara (PPU), Abdul Gafur Mas’ud.
Menurut Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri, dalam pemeriksaan kemarin, penyidik mengonfirmasi sejumlah hal kepada Andi. Di antaranya yakni soal komunikasi Andi dengan Abdul Gafur berkaitan pencalonan sebagai Ketua DPD Kalimantan Timur. “Dikonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan komunikasi saksi dengan tersangka AGM (Abdul Gafur Mas’ud) mengenai konsultasi pencalonan tersangka AGM untuk maju menjadi Ketua DPD Partai Demokrat,” ujar Ali, Selasa (12/4).

Ali juga menuturkan jika dalam pemeriksaan kemarin, penyidik juga mengonfirmasi ihwal aliran dana dari Abdul Gafur ke sejumlah pihak. Menurut dia, KPK bakal menelusuri lebih lanjut masalah ini.

Selain Andi Arief, KPK juga memanggil Direksi PT BM Energy Inti Perkasa, Bisyri Mustofa sebagai saksi untuk AGM. Terhadap Bisyri, KPK mendalami ihwal aktivitas pertambangan batubara di Kabupaten PPU.

Sementara itu, seorang saksi lainnya, Ninuk Wijaya tidak hadir pada pemanggilan kemarin. Penyidik bakal menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Ninuk.

Sebelumnya Andi Arief mengakui bahwa dalam pemeriksaan kemarin penyidik menggali keterangan terkait penyelenggaraan Musyawarah Daerah (Musda) Demokrat di Kaltim. Ia diperiksa sekitar dua jam oleh penyidik. “Diperiksa dua jam ya, tentang mekanisme Musda, yang bukan tugas saya sebenarnya, dan saya tadi juga sudah jelaskan tentang bagaimana pelaksanaan Musda,” ujar Andi usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Senin (11/4).

Menurut Andi, ada tujuh pertanyaan yang diajukan penyidik kepadanya. Namun, seluruh pertanyaan berkaitan dengan penyelenggaraan Musda. “(Ditanya soal) mekanismenya saja. Apakah Bappilu menyelenggarakan Musda atau bidang lain, Bappilu enggak ada,” tuturnya.(Tim)

prolegalnews admin

Tinggalkan Balasan