- Advertisement -
Pro Legal News ID
Jawa Timur

AIPDA ARIF KURNIAWAN, Samsat Surabaya Timur Intensifkan Cek Fisik, Cegah Ranmor Bodong

Surabaya – ProLegal ; Semakin tahun tingginya angka kepemilikan kendaraan bermotor serta banyaknya kendaraaan bermotor yang beredar diwilayah Kota Surabaya, khususnya Surabaya Timur, menuntut pihak kepolisian khususnya anggota lalulintas yang bertugas di Kantor pelayanan Samsat agar lebih jeli serta ekstra teliti dalam melaksanakan Identifikasi kendaraan bermotor atau yang biasa disebut dengan istilah Cek Fisik. Salah satunya guna mencegah tingginya angka pencurian kendaraan bermotor diwilayah Kota Surabaya.

Seperti yang disampaikan oleh Baur Cek Fisik Samsat Surabaya Timur atau biasa orang – orang menyebutnya Samsat Manyar, Aipda Arif.
“Saya bersama-sama anggota berusaha untuk lebih ekstra teliti dalam melakukan identifikasi pada kendaraan bermotor yang datang ke kantor Samsat ini. Upaya kami tentunya agar semua kendaraan yang mempunyai data kepemilikan diwilayah Surabaya Timur ini bisa terdata semuanya dengan baik dan benar. Selain itu saya selalu berpesan pada anggota bagian Cek Fisik untuk selalu intensif dalam melaksanakan identifikasi ini, karena mengingat banyaknya laporan masyarakat ke polisi, terkait telah kehilangan kendaraan bermotornya.

Sedangkan para komplotan pelaku kejahatan ini seringkali mengelabui petugas dengan mengetok ulang nomer rangka maupun nomer mesin kendaraan hasil curian tersebut.” terang Arif.

Salah satu mencegah tingginya angka kejahatan dijalan raya maupun pelanggaran lalulintas dijalan raya di tahun 2023 ini, adalah dengan giat melaksanakan identifikasi secara intensif . Bahkan menurutnya giat ini sudah sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dalam UU No.14 Th.1992 pasal 172 tentang lalulintas dan angkutan jalan. Serta PP No.44 Th.1993 tentang pendaftaran kendaraan bermotor dan pengumpulan data guna mempermudah penyidikan pelanggaran lalulintas maupun tindak kejahatan yang menyangkut akan kendaraan terkait.

Maka dari itu Arif juga menambahkan “semua kendaraan diharuskan datang, apapun jenis kendaraan tersebut agar kami tidak kecolongan mas tidak ada yang namanya ACC – ACC atau biaya” lain diluar pajak mas, kalau memang ada anggota saya yang melakukan hal seperti itu, itu termasuk pungli mas laporkan ke saya karena sudah saya tekan kan kepada semua anggota saya khususnya bagian cek fisik untuk tidak melakukan pungli karna kita sudah digaji oleh negara”.

Dibawah arahan Akp. Elang Prasetyo selaku Paur Samsat Surabaya Timur. Semua petugas dan jajaran akan terus berbenah dan melakukan inovasi -inovasi khususnya disektor pelayanan masyarakat. Agar masyarakat lebih nyaman dan tenang dalam mengurus surat – surat kendaraan. Tutur polisi yang ramah senyum tersebut. Bagus

prolegalnews admin

Tinggalkan Balasan